primbon mencari hari baik

Pada dasarnya semua hari adalah baik, namun karena melalui perhitungan neptu hari dan pasaran yang disebut weton maka setiap manusia memiliki hari baik masing – masing dan hari naas atau yang disebut hari buruk. hari baik adalah suatu saat dimana dalam hitungan 7 hari orang bisa menggunakan untuk berbagai keperluan yang menghasilkan kebaikan. hari baik yang di tulis dalam sebuah primbon kuno menerangkan bahwasannya petunjuk untuk melakukan suatu hal agar lancar dan berhasil menjadi pedoman manusia saat itu.

primbon mencari hari baik

primbon hari baik selalu menjadi pencarian paling populer dalam dunia internet. karena setiap orang tentu ingin mendapatkan kelancaran dan keberhasilan dalam melakukan suatu hal, dan mereka juga percaya jika tidak bertepatan dengan hari baiknya maka akan mengalami kerugian atau masalah. hari baik identik dengn keberuntungan, oleh karenanya setiap orang harus mengetahui hari baiknya dalam memilih waktu untuk mendapatkan keberuntungan, keberhasilan dan kesuksesan.

contoh dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang sedang melamar pekerjaan pada suatu perusahaan bisa di tolak hanya karena saat itu adalah dari naasnya. hal ini bisa saja terjadi dengan berbagai faktor seperti kebetulan posisinya sudah di isi, kebetulan di jalan kamu mengalami masalah yang mengakibatkan terlambat untuk mengikuti tes interview dll. maka dari itu pentingnya mencari hari baik untuk berbagai keperluan dalam berbuat dan bertindak agar dijauhkan dari kesialan dan kegagalan, hari baik juga sangat bagus untuk berdagang, usaha dan lainnya serta untuk menagih utang, berobat dan mencari nafkah.

berdasarkan primbon hari baik, untuk mencari hari tersebut maka anda bisa menggunakan hari kelahiran anda atau yang lebih bagus adalah weton ( neptu hari dan pasaran ). berikut ini akan saya berikan cara mencari dan mengetahui hari baik untuk anda yang mudah di mengerti dan di pahami.

1. cara pertama.
cara yang pertama ini adalah cukup menggunakan hari kelahiran anda untuk mendapatkan hari baik.
– lahir hari senin maka hari baiknya adalah selasa, jumat, minggu dan senin
– lahir pada hari selasa maka hari baiknya adalah senin, kamis, sabtu dan minggu
– lahir pada hari rabu maka hari yang baik adalah di hari selasa , rabu sabtu dan senin
– lahir pada hari kamis maka hari yang bagus adalah hari selasa, kamis, jumat dan sabtu
– lahir pada hari jumat maka hari yang bagus jatuh pada hari jumat, sabtu, senin, dan rabu
– lahir pada hari sabtu maka hari baiknya adalah minggu, senin, selasa dan kamis
– lahir pada hari minggu maka hari yang bagus adalah selasa , rabu, jumat dan sabtu
meskipun demikian jangan di jadikan sebagai patokan yang baku, kerna hal tersebut hanyalah sebuah ramalan. namun sebagai manusia perlu waspada agar senantiasa selalu mendapat kebaikan dan keberhasilan.

2. cara yang kedua.
cara yang kedua ini adalah harus mengetahui weton kelahirannya, karena dengan begitu baru bisa dihitung neptunya untuk mengetahui hari baiknya dan hari naasnya. caranya cukup mudah karena akan saya berikan secara baik.
si A lahir pada weton Kamis legi. kamis=8 legi=5 dijumlah menjadi 13. berarti kamis legi neptunya 13. untuk mengetahui hari baiknya maka cari jumalah neptu hari dan pasaran yang jika di tambahkan dengan weton anda kemudian di bagi 7 jatuh pada sisa 1,2,3,4 dan 6.karena jika sisanya 5 atau tidak bersisa maka hari tersebut adalah hari sial/ naas. seperti weton si A yang neptunya 13, jika anda mencari hari baik maka contoh hari minggu legi yang memiliki neptu 10. kemudian di jumlahkan 13+10 = 23 lalu di paras-paras 7 atau di bagi 7 makan mendapatkan sisa 2. seperti halnya keterangan diatas maka dianggap bagus yang penting tidak menyisakan angka 5 atau 7.

berikut jumlah neptu tiap-tiap hari dan pasaran :

Minggu legi ; 5+5 = 10
Minggu pahing ; 5+9 = 14
Minggu Pon ; 5+7 = 12
Minggu Wage ; 5+4 = 9
Minggu Kliwon ; 4+8 = 13

Senin legi ; 4+5 = 9
Senin pahing ; 4+9 = 13
Senin Pon ; 4+7 = 11
Senin Wage ; 4+4 = 8
Senin Kliwon ; 4+8 = 12

Selasa legi ; 3+5 = 8
Selasa pahing ; 3+9 = 12
Selasa Pon ; 3+7 = 10
Selasa Wage ; 3+4 = 7
Selasa Kliwon ; 3+8 = 11

Rabu legi ; 7+5 = 12
Rabu pahing ; 7+9 = 16
Rabu Pon ; 7+7 = 14
Rabu Wage ; 7+4 = 11
Rabu Kliwon ; 7+8 = 15

Kamis legi ; 8+5 = 13
Kamis pahing ; 8+9 = 17
Kamis Pon ; 8+7 = 15
Kamis Wage ; 8+4 = 12
Kamis Kliwon ; 8+8 = 16

Jum’at legi ; 6+5 = 11
Jum’at pahing ; 6+9 = 15
Jum’at Pon ; 6+7 = 13
Jum’at Wage ; 6+4 = 10
Jum’at Kliwon ; 6+8 = 14

Sabtu legi ; 9+5 = 14
Sabtu pahing ; 9+9 = 18
Sabtu Pon ; 9+7 = 16
Sabtu Wage ; 9+4 = 13
Sabtu Kliwon ; 9+8 = 17