pantangan dalam pacaran yang berakibat putus dijalan alias tidak langgeng dan gagal menikah

jika anda sedang dalam masa pacaran maka sebaiknya mengetahui tentang pantangan dalam pacaran. hal ini karena berhubungan dengan kelanggengan hubungan anda dan pasangan. pernyataan ini memang tidak masuk dalam primbon, namun masuk dalam wejangan-wejangan orang tua dan leluhur.

kadang hal-hal yang sering disampaikan oleh orang tua, kakek, nenek selalu berkaitan dengan tingkah laku yang dikerjakan oleh kita. dahulu orang menikah karena sebuah perjodohan yang dilakukan oleh orang tua. saat itu mereka dipertemukan untuk dipersatukan, namun sekarang tiap-tiap orang yang sudah beranjak dewasa mampu mencari pilihannya sendiri.

sekarang ini, jauh sebelum mereka memikirkan tentang pernikahan/perkawinan atau masa depan rumah tangga. mereka melakukan sebuah hubungan yang dinamakan percintaan, yaitu terjadi diantara keduanya yang memiliki rasa menyukai dan sama-sama ingin saling menjaga dan mengasihi. hubungan percintaan tersebut dilakukan dengan masa pacaran, yakni masa penyatuan perasaan dan penyatuan hati serta berbagi kesenangan dan kegelisahan.

maka disini saya akan berbagi wejangan yang sering di katakan oleh para orang tua, tentang larangan atau pantangan dalam pacaran yang dapat mengakibatkan hubungan kandas di tengah jalan, putus dan hingga tidak sampai pada jenjang pernikahan. bahkan yang sudah bertunangan sekalipun bisa gagal menikah karena melanggar pantangan ini.

  1. memberi hadiah baju atau pakaian dalam
    memberi hadiah baju atau membelikan baju baik atau memakai baju couple/ kembaran dapat berakibat hubungan anda berdua bisa kandas di tengah jalan dan bisa cepeat putus. hal ini dikarenakan memberikan hadiah baju di saat mereka berdua belum ada ikatan resmi termasuk pamali kata orang tua atau orailok dalam jawa.
  2. membawa pacar ke tempat keramat
    jika anda sedang menikmati masa pacaran, jangan sekali-kali berwisata atau jalan-jalan ke tempat keramat seperti pemakaman, tempat sejarah, sumur tua atau goa karena bisa menyebabkan masa pacaranmu akan segera berakhir, bahkan bisa dimungkinkan setelah anda pulang dari tempat tersebut bisa timbul masalah yang mengakibatkan putusnya tali pecintaan anda. hal ini dikarenakan aura-aura positif yang ada di dalam diri kalian berdua akan dipengaruhi aura positif yang lebih besar dari tempat yang anda kunjungi, penunggu-penunggu tempat tersebut tidak menyukai orang-orang yang sedang dalam masa transisi atau masa puber atau masa penjajakan dalam asmara.
  3. siperempuan bersandah di pundak kiri sang pria
    perilaku ini mungkin dianggap sepele karena kadang sering diabaikan oleh orang-orang yang sedang masa pacaran. pundak kiri laki-laki digambarkan sebagai beban hidup. jika si wanita bersandar di pundak atau bahu kiri maka dapat diartikan bahwa si perempuan terus membebani sang laki-laki sehingga perasaan cinta yang tumbuh dalam hatinya akan semakin luntur kedepannya. sehingga terjadi masa pacarannya akan putus ditengah jalan.
  4. makan sepiring berdua
    dalam mitos jawa dan wejangan para orang tua dan leluhur sering dikatakan bahwa melakukan makan sepiring berdua termasuk pamali, oleh karena itu bagi yang dalam masa pacaran tidak di perkenankan memakan makanan dengan satu tempat atau sering disebut sepurung berdua. hal ini dikaitkan dengan sebuah primbon rezeki dan pantangan hidup bahwa 2 orang lain jenis yang tanpa ikatan resmi malakukan jamuan makan dengan satu alas makan atau tempat makan maka rezeki mereka akan terpisah dan tidak dapat bersatu, hal tersebut juga di kaitkan dengan ikatan keduanya jika rezeki sudah tidak bersatu maka mereka berdua tidak akan sampai pada jenjang pernikahan hanya cukup pacaran saja dan selesai.
  5. suap-suapan makanan
    antara suap-suapan makanan dengan menyuapi beda, jika menyuapi dilakukan oleh satu pihak hal ini diperbolehkan dalam masa pacaran mungkin dikarenakan pasangannya sedang sakit atau sedang tidak bisa makan sendiri bahkan jika sedang ingin dimanja sekalipun. namun apabila suap-suapan yaitu dilakukan oleh keduanya maka termasuk hal yang di larang atau pantangan atau pamali dalam standar hubungan pacaran. oleh karena itu dalam adat jawa acara suap-suapan makan dalam pernikahan dilakukan setelah keduanya melaksanakan ijab kabul secara syah, agar pantangan tersebut tidak lagi berlaku.
  6. jangan membawa pacar ke pantai
    larangan ini sebenarnya di dominakan kepada mereka yang saat mendapatkan cinta kekasihnya menggunakan ramuan seperti doa pengasihan, pelet, jimat pengasihan, susuk pemikat, susuk pemancar aura dll. karena apabila menyentuh air laut atau terkena percikan air laut dari deburan ombak pantai dapat melunturkan khodam yang menguatkan aura anda atau pengasihan yang melekat pada pasangan anda. sehingga perasaan cinta yang kuat dimiliki pasangan anda tadinya akan berangsur pudar, karena seperti tersadar dari mimpi yang telah memanipulasi pikiran dan matanya. sedangkan bagi mereka yang berpacaran secara normal tanpa hiasan magic atau pengaruh ilmu pengasihan bisa mebawa ke pantai pasangan anda karena cinta yang tumbuh dalam diri anda berdua adalah alami.
  7. duduk di kursi pelaminan
    jika anda berdua sedang menjalani masa pacaran kemudian hadir diresepsi acara pernikahan sahabat, saudara atau teman dan anda penasaran ingin mencoba menduduki singgshsana pengantin tersebut, maka sebaiknya diurungkan. karena menurut orang tua dahulu adalah pamali, jika anda lakukan dengan pasangan anda maka sesuatu yang terjadi kedepan adalah anda gagal menikah atau hubungan anda hanya cukup sebatas pacaran setelah itu putus.
  8. mencium telapak tangan pacar
    jangan pernah mencium telapak tangan pacar baik sebelah kanan atau kiri, anda hanya diperkenankan mencium bagian punggung tangan. wejangan ini juga sudah ada sejak dahulu kala namu hampir terlupakan, yang pada intinya hal tersebut bisa menimbulkan perpecahan bukan hanya antara pacar dengan pacar juga sahabat dengan sahabat.
  9. mandi bareng
    selain menjadi larangan dalam agama juga merupakan sebuah pantangan dalam pacaran. mandi bersama dalam masa pacaran bisa berujung pada kandasnya hubungan anda. mungkin karena anda dan pasangan sudah sama-sama saling mencinta, seia sekata, sehidup semati namun hal tersebut hanyalah sebuah rasa yang anda rasakan pada saat itu. hari saja bisa berubah dari siang ke malam begitu juga perasaan anda, semua bisa terjadi tanpa sekehendak kita olh karena itu bagi anda kaum wanita jangan sekali-kali mau mandi bersama/ berdua dalam kamar mandi jika belum ada ikatan secara syah karena jika anda hanya dalam ikatan masa pacaran maka akan segera kandas dan putus dijalan.

demikian tentang 9 pantangan dalam pacaran yang sering menjadi wejangan para orang tua dahulu hingga sekarang, yang kesemuanya memiliki tujuan baik yaitu menjaga agar pacaran dalam lingkup yang wajar-wajar saja agar tidak saling merugikan diantara keduanya. dan juga jika anda memiliki tujuan utama sampai ke jenjang pernikahan dan langgeng semoga bisa terlaksana dan terkabul.

Share on: