pantangan bagi calon pengantin yang tidak boleh dilakukan

pantangan ini berlaku bagi calon pengantin yang sebentar lagi akan melaksanakan resepsi pernikahan dan ijab kabul. sebaiknya pantangan ini jangan dilanggar, hitungannya adalah kurang dari 15 hari atau 3 kali pasaran. palakasanaan harus memperhatikan segala larangan calon pengantin yang sudah menjadi tradisi dan petuah dari para leluhur jaman dahulu untuk menghindari sengkala, musibah dan malapetaka yang mengakibatkan gagalnya acara pernikahan tersebut.

sering kita melihat bahkan mendengar berbagai berita atau kejadian seseorang yang akan menikah tiba-tiba mengalami kecelakaan di jalan raya, sehingga acara pernikahan gagal karena calonnya meninggal dunia. memang petunjuk ini ada sebagian yang percaya dan tidak, ada juga yang mengatakan bahwa hal tersebut adalah mitos dan kebetulan. akan tetapi kita sebagai manusia juga harus berhati-hati dalam setiap menjalani kehidupan.

dalam adat jawa dikatakan bahwa setiap calon temanten tidak boleh melakukan beberapa hal yang bisa menggagalkan niatnya tersebut, karena sukma raga nya sedang disucikan dan banyak aura-aura negatif yang berusaha menghalangi niat yang baik tersebut. oleh karena itu para sesepuh dan orang tua jaman dahulu memberikan wejangan berupa titahan untuk di pedomani dan dilaksanakan, yakni tentang pantangan bagi calon temanten/ pengantin.

berikut pantangan/ larangan calon pengantin yang wajib di ketahui dan dilaksanakan karena hubunganya dengan gagalnya acara pernikahan nantinya:

  1. tidak boleh mengendarai kendaraan sendiri
    artinya calon temanten tidak boleh membawa kendaraan sendiri (menjadi supir) baik mobil ataupun motor atau kendaraan lainnya, jika akan bepergian harus orang lain yang membawa dan calon pengantin sebagai penumpangnya. larangan ini sangat penting karena sudah banyak korban kecelakaan calon pengantin yang meninggal karena dia sendiri yang menyupir.
  2. tidak boleh melakukan perjalanan jauh/ keluar kota
    jika anda hendak melakukan perjalanan keluar kota dan kebetulan kurang dari 15 hari anda akan menikah, berarti sekarang ini anda adalah calon pengantin. maka pikirkan baik-baik larangan ini untuk tidak bepergian jauh, demi keselamatan anda. namun jika ada hal yang sangat penting dan harus dilakukan seperti anda ingin pulang dari tempat perantauan maka sebaiknya sebelum berangkat laksanakan ibadah dan berdoa, jika anda orang jawa lihat hari naasnya supaya jangan dilanggar.
  3. tidak boleh melintasi lautan
    pantangan ini juga sangat tajam, banyak kejadian kapal/ perahu tenggelam penangkut calon pengantin. oleh karena itu bagi anda yang hendak melangsungkan perkawinan sebaiknya hindari pantangan ini. aura negatif yang timbul dari dasar laut bisa membawa anda untuk masuk dan tenggelam. maka jika tidak terlalu penting banget jangan bepergian yang melewati lautan atau sungai. namun jika penting sebaiknya hindari hari naas dan berdoa serta pasrahkan semua pada yang Maha Kuasa.
  4. tidak boleh bertatap muka dengan pasangannya
    calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan tidak boleh bertatap muka secara langsung dalam waktu 3 kali pasaran. apabila bertemu sebaiknya pihak perempuan menggunakan penutup wajah atau cadar. hal ini dilakukan sebagai syarat mengingat pesan dari para leluhur dan aturan adat yang jika dilanggar maka aura wajah sang perempuan akan cepat basi atau membosankan sehingga berdampak pada rasa bosan calon suaminya.
  5. tidak boleh berenang
    calon pengantin tidak boleh berenang baik dilaut maupun dikolam, selama masa vakum yaitu 15 hari sebelum acara dilaksanakan. mengingat aura yang dibawa oleh calon pengantin banyak dimanfaatkan hal-hal mistic negatif untuk menarik dan menggagalkannya. dalam mata batin terlihat bahwa orang yang akan menikah akan memancarkan cahaya, dan itulah yang sering diambil dan dicuri sehingga caranya adalah dengan mencelakai calon temanten hingga meninggal.
  6. tidak boleh mendaki gunung
    larangan ini hampir sama dengan larangan berenang. oleh karena itu pada jaman dahulu calon pengantin dilarang keluar rumah dan mereka dikurung didalam rumah untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. sekaligus melakukan tirakat. gunung merupakan sebuah tempat yang memiliki banyak potensi alam gaib. dikhawatirkan jika calon pengantin mendaki dia akan dibawa kealam gaib dan tidak dikembalikan, mungkin akan dikembalikan setelah nyawanya melayang.
  7. tidak boleh membunuh segala mahluk hidup
    anda sebagai calon pengantin tentu ingin mendapatkan keselamatan dan kemuliaan, oleh karena itu jangan sekalipun membunuh mahluk hidup seperti binatang pada masa vakum pernikahan. karena bisa jadi dari binatang yang di bunuh akan terucap sumpah atau ikrar yang dapat mencelakakan anda sehingga pernikahan anda gagal total.
Share on:
[wp_show_posts id="5375" settings="taxonomy=category&tax_term=current"]