membaca watak manusia dari bentuk anggota tubuhnya

setiap manusia di berikan fisik yang berbeda- beda dalam bentuk yang tidak sama mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut. ternyata semua itu memiliki arti pada kepribadiannya. berikut ini saya terangkan dari segala bentuk anggota badan yang dimiliki pada manusia. pada zaman dahulu ilmu firasat/ membedah watak manusia berdasarkan ciri khas anggota tubuh yang dimiliki.sebagai ungkapan rahasia Tuhan, hanya boleh diketahui oleh para raja dan satria yang berjiwa agung dan bijaksana. tujuan mengetahui watak seseorang adalah untuk acuan pada pribadi kita agara dapat menilai baik dan buruknya, namun hal ini juga tidak serta merta sebagai patokan. karena apapun namanya sebuah prediksi dan ramalan tidak lah selalu tepat karena semua itu kuasa sang pencipta.

harapan dari penulis bagi pembaca setelah mengetahui watak orang lain agar tidak disalah gunakan seperti menimbulkan fitnah atau mencela orang lain. Sebab barang siapa melakukan hal ini bukan untuk menimbulkan bahan persengketaan antara sesama, karena bersengketa adalah sirikan Allah, tidak akan lepas dari kutukan Allah atas dosa tersebut.Berdasarkan hati bersih, jujur dan bijaksana hanya bertujuan demi kebaikan dan keselamatan bersama. ilmu mempelajari watak manusia ini dinamakan ilmu firasat ungkapan Imam Syafi’i dan sering di gunakan oleh pihak berwajib untuk mendeteksi tabiat seseorang yang sering disebut testimony. berikut penjelasanya Selamat membaca dengan i’tikat yang suci dan jauh dari tujuan yang tidak semestinya.

membaca watak firasat manusia

BAGIAN KEPALA

KEPALA
1. Besar, bundar : Memiliki sifat murah hati, pemikirannya sangat cerah (pikiran terang dada lapang).
2. Kecil : Orangnya Pelupa, kurang memiliki pikiran-pikiran baik.
3. Penjol : Kurang teguh pendiriannya.
4. Sedang, bundar : Berbakat menjadi pemikir, bersih hatinya.

RAMBUT
1. Kaku : Hatinya kaku, kasar kelakuannya, pikirannya pendek.
2. Berpucuk merah : Lambang durjana, pikirannya kurang teratur dan hatinya kurang jujur.
3. Lemas : Pendiriannya tidak teguh alias gampang goyah, mudah kena pengaruh
4. Keriting : Terlalu pemberani kurang pertimbangan dan perhitungan dalam bertindak.

DAHI
1. Lebar dan rata : Pemurah hati dalam segala hal (lapang pikiran)
2. Sempit : Kikir suka menggerutu dan nggerundelan.
3. Panjul/menonjol : Cerdas tetapi kadang-kadang terlalu cepat dalam menarik kesimpulan tanpa memikirkan baik buruknya.
4. Sedang : Cerdik cerdas, halus budi pekertinya dan ramah.

TELINGA
1. Lebar : Besar keinginannya, walau kadang menghadapi orang kurang semestinya alias pengecut dan malas .
2. Kaku : Congkak, angkuh, suka bertirakat (tapa) bersemedi.
3. Sempit (kecil) : Orangnya Pelupa, kaku hatinya, tetapi setia, teguh pendiriannya.
4. Sedang : memiliki sifa Bijaksana, dermawan.

ALIS (Kening)
1. Tebal : Tebal keyakinan dan pendiriannya namun agak kurang jujur hatinya.
2. Berpadu : kasar kelakuan, cepat marah, ingkar janji dan penakut
3. Runcing-Ramping (Kecil) : Suka bersolek (berdandan) rapi dan pendiriannya seperti orang bangsawan.
4. Sedang : Bijaksana, banyak akal dan budinya yang luhur dan mulia.

BULU MATA.
1. Menancap : Rapi dalam berdandan, suka akan milik orang lain, sering menderita sakit mata.
2. Tegak (kaku) : Tinggi hati mudah kaget, heran terpesona terhadap segala sesuatu.
3. Teguh, Mapan : Luas Pemikirannya, pendiam, berhati baik.

MATA
1. Bendul : Penakut pendek pikiran, dan tidak teguh pendiriannya.
2. Cekung : Besar nafsunya untuk memiliki segala yang dipunyai orang terong.
3. Cekung dengan alis Condong ke bawah : Hatinya mudah cemas dan takut
4. Bertahi lalat : Kurang jujur dan lemah pendiriannya.
5. Semu kuning : Baik hati, penyabar.
6. Semu biru : Kurang jujur, segala niatnya yang tidak baik dengan segala daya hendak dikejarnya terus.
7. Sinarnya tajam : Teguh pendirian, tebal kepercayaannya, hatinya lurus (lempang)
8. Sedang : Bijaksana dalam pikiran maupun tindakannya.
9. Kecil (sempit) : Tidak tahu diuntung (tidak kenal terima kasih pada jasa/ Pertolongan orang).
10. Jereng : Suka akan barang milik orang lain, selalu mencari kesempatan.
11. Hitamnya kedalam : Pelupa, bingungan dan kurang jujur hatinya.
12. Bulat telor : Mata keranjang.
13. Kecil hitamnya Lebar putihnya : Suka memperturutkan kehendak sendiri, kurang sopan santun.
14. Besar bidang hitamnya : Awas pandangannya, sederhana watak dan tingkah lakunya.
15. Mata juling : Tidak masuk kriteria firasat karena faktor cacat

KEDIP
1. Berkedip jarang : Tinggi hati tetapi mudah dipengaruhi orang.
2. Berkedip kerap : Cerdas tetapi bosanan.
3. Berkedip normal : Bijaksana, suci, jujur.

HIDUNG
1. Kecil : Suka lupa, kurang pertimbangan baik/buruk.
2. Besar : Kikir, lemah daya pikirannya dan daya tangkapnya (tanggapannya).
3. Runcing : Berhati bersih, berbakat kaya tapi pelupa akan segala kesucian apabila sudah kaya.
4. Besar ujung : Hidung belang atau mata keranjang.
5. Pesek : Pemalu, pelupa dan suka makan enak.
6. Sedang : Luas pikirannya, bijaksana.

LUBAN HIDUNG
1. Sempit : Durjana, mata keranjang (hidung belang).
2. Lebar : Bernafsu besar akan makanan enak, selalu mencobai makanan apapun.
3. Sedang : Bersahaja, bijaksana.

BIBIR
1. Tebal : Hatinya dingin, beku, pendek pikiran, dan kurang kebranian.
2. Tipis : Banyak tutur katanya, bawel mempersoalkan baik atau buruk.
3. Sedang : Halus perangainya, pemurah dan peramah.

MULUT
1. Lebar : Suka makanan (rakus), pikiran kacau, suka membuka aib orang.
2. Sempit : Tahan lapar, sopan, bijaksana, kuat akal pertimbangannya tentang baik atau buruk.
3. Sedang : Bijaksana, halus tingkah lakunya.

 

GIGI
1. Besar-jarang : Rakus, banyak makan
2. Kecil-rapat : Tahan lapar.
3. Kecil-jarang : Tidak jujur, rakus.
4. Tidak teratur tongos : Suka serba terburu-buru, kurang pertimbangan.
5. Condong ke dalam : Berkurang rasa kecemasan (kecil hati) yang merupakan bakatnya.

DAGU
1. Runcing : Bawel, suka kurang pertimbangan memarahi orang.
2. Rata : Betah lapar.
3. Sedang : Suka banyak menghimpun falsafah dan pikiran suci (besih)

LEHER
1. Panjang : Penakut, kurang panjang pikirannya, beranggapan besar dirinya serba tahu ketertiban, kebersihan (kerapian), suka bersolek.
2. Pendek : Pelupa, berhati kaku tetapi pikiran panjang.
3. Papak : Tledor, serba tidak kebetulan, pikiran acapkali kacau.
4. Jenjang : Pikiran bersih, berbakat kaya, halus budi pekertinya.

BAGIAN BADAN

BAHU (Pundak)
1. Tebal : Kasar tingkahnya, pendek dan gelap pemikirannya.
2. Tipis : Lebih mengutamakan lagak lahir, suka ongkang-ongkang (berpangku tangan) kurang kegiatan dalam bekerja.
3. Sedang : Cerdik cerdas, ramah dan kuat, mantap daya pikirannya.

BAHU
1. Panjang : Kurang jujur hatinya, tetapi ramah dan sopan, cekatan tingkah lakunya.
2. Pendek : Lemah pikiran, kaku sikap dan bekerjanya.
3. Sedang : Bijaksana, cerdas akal pikirannya.

DADA
1. Bidang (lebar) : Pemaaf, dapat menampung 1001 persoalan berat, ringan, baik buruk, penting tidak penting.
2. Sempit : Sempit perasaannya, pelupa, ada kecenderungan melakukan pekerjaan kurang semestinya (kurang baik).
3. Meringkus : Banyak pikirannya yang bukan-bukan (yang tidak berguna).
4. Miring : Hatinya kurang baik, ada kecenderungan melakukan hal-hal yang merugikan/mencelakakan orang lain, senang berdusta (bohong) dan lemah pikirannya.
5. Sempit bagian atasnya : Kurang baik hatinya, lagaknya seolah-olah dirinya seorang cerdik dan berilmu, sebenarnya banyak akalnya yang tidak semestinya.
6. Sempit bagian atasnya : Lemah tenaga, lemah pula semangat, dan kemauannya. Ingin segala-galanya cukup tersedia baginya.
7. Tegap (sedang) : Bijaksana, banyak akal dan pikirannya yang baik, bersih hatinya.

RUSUK (Tulang rusuk).
1. Panjang : Suka bersolek, tapi malas, kaku dalam segala pekerjaan (canggung)
2. Pendek : Canggung dalam bekerja, tetapi besar tekadnya (berani mati).
3. Ukuran sedang : Banyak akal dan ide-idenya yang baik dan hatinya cerah.

LAMBUNG
1. Besar : Kuat dalam bekerja, sentausa pula hati maupun pikirannya.
2. Kecil : Lemah tenaga, kemauan dan pikirannya.
3. Sedang : Luas pikirannya, lembut sikap maupun tingkah lakunya.

PERUT
1. Kecil : Kurang suka bekerja berat, halus perasaannya, banyak akal pikirannya.
2. Besar : Kuat bekerja, kuat daya dan semangatnya.
3. Kaku membulat : Pikirannya wajar, lamban, hatinya polos lamban.
4. Sedang : Bijaksana, luas pikirannya, suka merendah (rendah hati), sopan, dan ramah.
5. Pipih : Tahan lapar, halus budi pekertinya dan cerah pikirannya.

PINGGUL (bokong)
1. Besar : Kuat tekatnya, kuat tenaganya.
2. Rata (tepos) : Kurang tenaga, senangnya serba dilayani, gemar memberi perintah (menyuruh).
3. Runcing : Melambangkan pikiran yang kurang baik.
4. Kecil : Kurang wajar akal pikirannya, teguh hati pendiriannya dan halus budi bahasanya.

BULU
1. Hanya tumbuh di dada : Kurang baik hatinya, agak tak tahu malu
2. Bulu didada hampir
Mencapai punggung : Rajin bekerja, kuat bekerja.

BAGIAN TANGAN

JARI-JARI TANGAN
1. Tebal ujungnya : Serba tergesa-gesa tingkahnya dan pekerjaanya.
2. Pendek tebal : Kurang jujur, suka bergunjing dan suka makan.
3. Halus pipih : Cerdik, cerdas akan pikirannya.
4. Besar pucuk kuku : Pikiran dan hatinya kurang baik, cenderung kearah jahat.
5. Pendek : Hatinya kurang baik (tidak jujur), kurang terpelihara mentalnya bisa menjadi durjana.
6. Panjang : Panjang dan luas pikirannya.

BAGIAN KAKI

PAHA
1. Bulat Padat : Banyak tutur cakapnya, lembut hatinya.
2. Panjang : Lincah geraknya, tetapi ada kecenderungan pada langkah yang kurang semestinya, bila tidak terkendalikan oleh mental terpelihara baik.
3. Pendek : Kuat tenaga, besar semangat dan kemauannya bekerja.

TULANG KAKI
1. Sedang : Kuat pikirannya, sopan sikap dan laku.
2. Kuat kekar : Bijaksana, halus tingkah dan perasaannya.
3. Condong ke dalam : Bawel besar kemauannya, tidak seimbang dengan tenaga kemampuannya.

TELAPAK KAKI
1. Tebal sebelah : Watak tidak perdulian, nekad
2. Halus bentuknya : Cekatan tingkah lakunya, halus menarik tutur katanya, kuat berjalan jauh.
3. Tertelungkup : Hemat, cenderung pada sifat kikir.
4. Sedang : Lembut hati, lembut pula akal pikiran dan sikapnya.
5. Menengadah : Boros mengenai segala halnya.

Share on:
[wp_show_posts id="5375" settings="taxonomy=category&tax_term=current"]