keistimewaan Bulan Suro dalam adat jawa

ternyata bulan suro atau muhharam sangat penting bagi masyarakat jawa. karena dipercaya memiliki berbagai keistimewaan bagi kehidupan manusia. asal-usul atau sejarah bulan suro bisa anda baca di artikel saya ini, yng saya ambil dari sejarah keraton jogja.

keistimewaan Bulan Suro dalam adat jawa

berikut beberapa keistimewaan dan asal usul bulan suro.

  1. Suro ditetapkan sebagai bulan pertama Tahun Jawa pada masa pemerintahan Sultan Agung.
  2. Awal dimulainya Tahun Jawa adalah 1 Sura Tahun Alip 1555 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1043 Hijriah.
  3. Basis perhitungan Tahun Jawa menggunakan kalender Hijriah sedangkan tahunny melanjutkn Kalender Saka yg sdg berlangsung pada saat itu.
  4. Perhitungan Tahun Jawa yang menggabungkan unsur Islam, Hindu, dan perhitungan kompleks termasuk kaitannya dengan kepercayaan lokal.
  5. Kepercayaan lokal tersebut terkait musim bercocok tanam tersebut kemudian dikenal dgn istilah kalender Sultan Agungan.
  6. Sampai saat ini Kalender Sultan Agungan dgunakn sbg acuan plaksanaan upacara resmi (Hajad Dalem) yg dselenggarakn oleh Keraton Yogyakarta.
  7. Menurut kamus Basoesatra Jawa, Sura berarti berani. Bulan Sura merupakan bulan yang menandai peralihan tahun.
  8. Oleh karena itu, Sura dianggap sebagai bulan yang baik untuk introspeksi, berani mengakui kesalahan sebelumnya.
  9. Dan kemudian beralih untuk manekung marang gusti (mendekatkan diri kepada Tuhan).