hitungan mencari barang hilang dan ciri-ciri pencurinya

hitungan ini merupakan primbon kehilangan barang untuk mencari posisi barang tersebut dan cici-ciri pencurinya. hitungan kehilangan ini sudah dipakai berpuluh-puluh tahun yang lalu oleh para sesepuh untuk mencari barang yang hilang. kemudian ditulis dalam sebuah buku primbion untyuk diketahui dan dipelajari.

hitungan mencari barang hilang dan ciri-ciri pencurinya

cara mencari barang hilang menurut hitungan jawa ini menggunakan hitungan hari dan pasaran waktu kehilangannya, namun apabila lupa maka yang digunakan saat mengingat hilangnya barang tersebut. untuk mengetahui hari pasaran dapat lihat di kalender jawa dan untuk mengetahui neptu hari dan pasaran lihat disini. hitungan ini tidak hanya untuk barang yang dicuri saja akan tetapi juga bisa digunakan untuk barang yang lupa naruh/ menyimpan atau hilang karena kelalaian kita seperti dompet, uanga, kunci dokumen dll.

apabila anda menjadi korban pencurian seperti binatang ternak, peralatan elektronik, hp, uang dll maka silahkan coba dengan hitungan ini untuk mengetahui siapa yang telah mencuri dan bagaimana nasibnya apakah barang tersebut dapat ditemukan atau tidak. dalam primbon kehilangan barang ini akan diberikan petunjuk guna mencari dan menelusurinya. namun apabila anda telah mengetahui hitungan ini jangan langsung menuduh orang tersebut tanpa saksi dan bukti yang lengkap. hitungan ini hanya bersifat ramalan bukan sebuah pedoman, namun telah dipercaya turun temurun.

ada 2 cara mengetahui barang hilang berdasarkan primbon jawa yaitu:

1. hitungan 7 mencari barang hilang
caranya neptu hari dan pasaran waktu kehilangan dijumlahkan kemudian di kurangi 7 sisanya cocokan dengan alamat dibawah:
– sisa 1 dinamakan NAGA : alamatnya barang tersebut akan hilang dan tidak diketahui pencurinya)
– sisa 2 dinamakan PANAGAN : artinya pencurinya adalah orang serumah
– sisa 3 disebut BASU : artinya pencurinya adalah tunggal halaman
– sisa 4 disebut TANU : artinya pencurinya tetangga lewat satu pagar
– sisa 5 disebut BRAMANA : artinya pencurinya seorang pengemis/ pemulung
– sisa 6 disebut WATU : pencurinya tidak karuan
– sisa 7 disebut GAJAH : barangnya sudah jauh dan sedikit kemungkinan bisa ditemukan

2. hitungan 4 mencari barang hilang
caranya hampir sama dengan no 1 hanya hasil penjumlahan neptu hari dan pasaran waktu kehilangan atau waktu anda mengingatnya di kurangi 4,4 sisanya cocokan dengan penjelasan dibawah:
– sisa 1 disebut PITIK : artinya pencurinya pembantu dalam rumah/ sepekerjaan
– sisa 2 disebut BENIK : artinya pencurinya teman kerabat dekat
– sisa 3 disebut CUMBU : artinya besar harapan dapat diketemukan lagi
– sisa 4 disebut EPLANG : tidak dapat kembali/ ditemukan lagi