dina ala yang harus di perhatikan

Dina ala atau hari buruk adalah hari yang tidak boleh digunakan untuk bepergian jauh, membuat pesta hajatan, menikah, mendirikan rumah dll. selain ada dina ala juga ada dina ala banget perbedaannya adalah mengenai pantangannya. dina ala juga disebut sebagai hari naas karena apabila dilanggar akan berakibat buruk seperti terkena musibah, celaka bahkan sampai terkena masalah yang fatal.

dina ala berasal dari bahasa jawa yang berarti hari jelek/ buruk. dalam primbon jawa memang sudah ditetapkan hari tersebut dalam sebuah kitab primbon yang kemudian di ikuti secara turun temurun. untuk itu jika anda hendak melakukan segala aktifitas/ kegiatan agar senantiasa memperhatikan dina ala yang tertera dibawah nanti.

antara dina ala dan ala banget memang hampir sama hanya yang membedakan masalah banget atau sangat besar, artinya jika dina ala masih bisa di terak (dilanggar), namun jika dina ala banget tidak boleh dilanggar karena sangat sakral dan pantangan paling besar. pada jaman dahulu orang orang lebih memilih diam dirumah jika sudah mengetahui hari tersebut. berikut ini saya beri tahu hari – hari buruk/ dina ala yang ada dalam hitungan primbon.

1. DINA ALA
– minggu paing
– sabtu pon
– jum’at wage
– selasa kliwon
– senin legi
– kamis wage

2. DINA ALA BANGET
– rabu legi
– minggu pahing
– kamis pon
– selasa wage
– sabtu kliwon

demikian penjelasan dari saya mengenai dina ala dan dina ala banget, semoga bermanfaat begi kehidupan anda agar senantiasa selalu berhati-hati dalam menjalani segala kehidupan di dunia.

Share on: