cara ruwatan Firasat bumi kapetak agar kehidupan selamat

Masih menanggapi pertanyaan dari pembaca tentang memperbaiki kehidupan karena kesalahan perjodohan yang melanggar pantangah hitungan jodoh. hal ini dilakukan untuk memperbaiki kehidupannya tanpa harus memisahkan pasangan, karena perbuatan yang Allah benci adalah perceraian. oleh karena itu masih ada cara yang bisa di ikuti guna mempaerbaiki tanpa menghancurkan rumah tangga. berdasarkan dari primbon adamakna hitungan perjodohan anda mendapatkan firasat BUMI KAPETAK bukan lebu ketiup angin ini refisinya:

– jika sisa 1 (satu) jatuhnya WASESA SEGARA
artinya perjodohannya kelak akan mendapat wibawa dalam kehidupan di lingkup masyarakat
– jika sisa 2 (dua) jatuhnya TUNGGAK SEMI
artinya perjodohannya kelak akan mudah mendapatkan sandang pangan dan rezeki
– jika sisa 3 (tiga) jatuhnya SATRIA WIBAWA
berarti mendapat anugrah dan dimulyakan
– jika sisa 4 (empat) jatuhnya SUMUR SINABA
artinya kelak perjodohannya akn dijadikan panutan bagi orang lain
– jika sisa 5 (empat) jatuhnya SATRIA WIRANG
artinya kelak perjodohannya akan mengalami penderitaan dalam hidup berumah tangga
– jika sisa 6 (lima) jatuhnya BUMI KAPETAK
artinya perjodohan kelak akan sering mendapat cobaan yang membuat aib dan malu
– jika sisa 7 (enam) jatuhnya LEBU KETIUP ANGIN
artinya akan mendapat musibah dan malapetaka yang besar

apabila weton anda yang di ruwat maju mundur kehalangan firasat “SATRIA WIRANG” artinya diruwat jadi selasa kliwon atau di majukan menjadi kamis pahing sama saja jika di satukan dengan weton suami anda mendapat firasat “SATRIA WIRANG” yang artinya akan mengalami penderitaan dalam hidup berumah tangga.
. sedang dari entar-entar primbon jawa kuno japamantra antara weton anda dan suami yakni 12 dan 8 jika di hitung sisa 3 dan 9 firasatnya “salah satu ada yang meninggal” maksudnya usia dari salah satu pasangan akan pendek.
jadi menurut saya yang harus diruwat adalah weton suami anda. karena apabila dimundurkan ketemu minggu pon dan maju ketemu selasa kliwon, sama sama memiliki neptu hari pasaran 12. dan jika di padukan dengan weton anda maka akan ketemu 12 + 12 dibagi 7 sisa 3. firasatnya “SATRIA WIBAWA” wataknya akan mendapat anugerah dan kemulyaan.

cara yang harus anda lakukan adalah:

1. jika anda seorang muslim maka laksanakan acara syukuran/ selamatan/ kenduri pada hari weton kelahiran suami anda. dengan rincian apabila akan di maundurkan 1 hari maka masuk ke minggu pon neptunya 5 dan 7 artinya anda harus memotong ayam jantan 5 ekor dan darahnya di satukan kemudian di kubur ke 7 lobang di pekarangan rumah anda saat mengubur bacalah surah al- Fatihah (usahakan yang mengubur suami anda). ayam yang sudah dipotong kemudian dimasak lalu dibagikan ke orang yang kenduri. puhak suami istri tidak boleh ikut memakannya meskipun hanya tulangnya saja. pada saat acara syukuran sampaikan ke ustadznya untuk acara syukuran keselamatan keluarga.

2. jika anda non muslim maka yang harus anda lakukan adalah sama saja menyembelih ayam jantan 5 ekor kemudian darahnya di kubur ke 7 lobang rumah anda dnegan membaca doa sesuai niat masing2. kemudian ayam yang sudah dipotong dimasak dan dibagikan ke seluruh tetangga atau bisa juga ke panti asuhan.

semoga kehidupan anda kedepan semakin baik, ingat hitungan diatas dan ruwatan tersebut adalah hanya sarana untuk mendapatkan keberkahan. oleh karena itu harus di bantu dengan doa dan perbuatan baik agar niat anda terkabul. jika nanti sudah kembali normal kehidupan anda, selalu ingat pelajaran yang telah anda lalui agar selalu berhati-hati dalam menjalani kehidupan dan apabila nanti hendak menikahkan anak sebaiknya lakukan hitungan benar-benar agar kejadian yang menimpa anda tidak terulang lagi.

Share on: