cara menentukan hari baik untuk menikah berdasarkan primnbon jawa

primbon jawa- menghitung hari baik untuk menikah adalah salah satu syarat utama untuk menentukan kapan akan di mualai akad nikah dalam perkawinan. mencari hari biak sangatlah penting guna mendapatkan kebaikan dalam melaksanakan pernikahan dan menjalani kehidupan rumah tangga nantinya. biasanya orang -orang yang akan menikah meminta sesepuh atau tertua adat untuk menghitung ramalan jodoh/ pernikahan mereka, mulai dari kecocokan, sebab akibat yang akan di tanggung nantinya, banyak sedikitnya rezeki, rintangan yang ada didepan dll. hal ini tentu menjadi satu-kesatuan hitungan jawa dalam perjodohan yang tidak bisa di lupakan atau di abaikan begitu saja.

dengan ini saya menulis artikel tentang cara menghitung hari baik untuk menikah, agar anda semua bisa menghitung sendiri, menentukan hari baik untuk menikah tanpa bantuan para sesepuh, seandainya dikampung anda sulit untuk mendapatkan orang yang paham tentang hitungan jawa tentang perjodohan ini. hitungan mencari hari baik menikah ini merupakan primbon watak panca ringkas atau sering disebut RAKAM. berdasarkan primnbon jawa hitungan Rakam merupakan hitungan yang sangat detail dan banyak para raja-raja dahulu yang menggunakan hitungan ini untuk menentukan hari baik dalam membina rumah tangga baru.

untuk mengetahui watak hari untuk perkawinan, ada 6 watak yang wajib anda ketahui, yaitu. niju padu, kala tinantang, sanggar waringin, mantri sinarojo, macan ketawan dan nuju pati. masing-masing watak memiliki arti sendiri-sendiri, dari arti watak tersebutlah anda bisa menentukan dimana hari yang baik untuk menikah, agar selamat, sentosa, sejahtera dan bahagia hingga tua nanti. cara mengetahui hari baik untuk menikah ini sangat mudah, yakni hari yang akan anda gunakan di cari neptu hari dan pasarannya, lalu dicocokan dengan firasat atau watak di bawah ini.

  1. nuju padu (mendatangi keributan) = merupakan hari buruk untuk menikah
  2. kala tinantang (melawan halangan) = buruk untuk menikah
  3. sanggar waringin (tempat berteduh) = baik dan dapat menjadikan perlindungan
  4. mantri sinarojo (pangkat berwibawa) = baik
  5. macan ketawan (harimau jinak) = sedang, wataknya disegani
  6. nuju pati (mendatangi kematian) = buruk sekali

dari watak hari diatas, jika anda ingin menentukan hari baik untuk menikah maka hari yang anda pilih di hitung neptu hari dan pasarannya.
contoh hari selasa wage neptunya 3 dan 4 = 7. hasil neptu hari selasa wage adalah 7, maka cocokan dengan watak diatas 1 sampai dengan 6 maka jatuhnya di anghka 1.
caranya adalah setiap sampai bilangan 6 mulai lagi dari angka 1. selasa wage nilainya 7 maka setelah angka 6 kembali lagi ke angka 1, jadi jatuhnya diangka 1 yang berarti firasatnya adalah NUJU PADU. jika anda bingung hasil neptu hari dan pasaran di bagi 6 kemudian ambil sisanya untuk menentukan watak harinya.

sekarang kita tahu bahwa hari selasa wage yang anda pilih jatuh pada watak NUJU PADU, di tuliskan diatas bahwa hari tersebut merupakan hari buruk/ hari naas. artinya tidak bagus untuk menikah karena jika tetap dilakukan maka kelak setelah berumah tangga akan selalu cekcok/ kurang harmonis keluarganya. oleh karenanya silahkan anda memilih hari lain yang apabila di hitung neptunya jatuh pada firasat yang baik. yaitu sanggar waringin, mantri sinarojo dan macan ketawan.

demikian penjelasan dari saya tentang cara menghitung hari baik untuk menikah berdasarkan primnbon jawa, semoga bermanfaat.

Share on:
[wp_show_posts id="5375" settings="taxonomy=category&tax_term=current"]