cara melaksanakan ritual tradisi membasuh kaki ibu yang benar

sering kita melihat atau mendengar seorang anak yang membasuh atau mencuci kedua telapak kaki ibunya, hal ini adalah tradisi yang sudah turun temurun sejak dahulu kala, sebagai bukti penghormatan kita sebagai anak kepada orang tua yang telah melahirkan kita kedunia. ritual membasuh kedua kaki ibu tidak lah boleh dilakukan sembarangan, melainkan ada cara dan tuntunannya.

kenapa harus membasuh telapak kaki ibu, bukan membasuh rambut atau tangannya? telapak kaki adalah bagian badan yang menyatu dengan tanah sejak ia dilahirkan kedunia, kedudukannya paling rendah karena dibawah sendiri. namun telapak kakilah yang menopang seluruh kehidupan orang tersebut. dalam islam dikatakan bahwa surga ada ditelapak kaki ibu, hal ini juga yang menguatkan bahwa tradisi membasuh telapak kaki ibu adalah untuk mengharap ridho agar sang pencipta membukakan pintu surga dan pintu rizki untuknya.

tujuan daripada membasuh telapak kaki ibu adalah untuk meleburkan/ menggugurkan setiap kesalahan kita/ anak terhadap ibu dari yang terkecil hingga yang terbesar sehingga diampuni dan dimaafkan, selain itu juga sebagai wujud penghormatan kita sebagai anak atas jasa-jasa beliau kepada anaknya yang tidak mungkin bisa dibayar dengan apapun.

biasanya orang yang melakukan ritual/ tradisi basuh kaki ibu adalah orang yang akan menunaikan hajat besar, mencalonkan lurah, camat, bupati, walikota, gubernur, presiden, anggota dewan dan melamar/ mencari pekerjaan agar di beri kemudahan dan kelancaran serta meminta doa restu akan menikah atau mau menunakian ibadah haji. yang tujuannya adalah untuk memasrahkan keluputan/ memohon maaf dan ampunan dari ibu agar jalan kedepan dibukakan pintu hidayah oleh Yang Maha Kuasa karena pengabdian kepada orang tua telah di tunaikan.

untuk cara melaksanakan tradisi ritual membasuh kaki sebenarnya sangat simpel dan mudah, karena semua didasari oleh niat yang baik dan khusuk. namun ada berbagai mitos yang mengatakan bahwa air bekas cucian kaki ibu tersebut agar diminum supaya lebih sah dan afdol, ada juga yang digunakan untuk raupan/mencuci muka anaknya, dll. namun disini saya hanya menerangkan tentang membasuh kaki ibu saja tidak ada petunjuk atau keharusan untuk menggunakan air bekas cuciannya tersebut. bahkan menurut saya air bekas cucian tersebut di buang saja karena keutamaan membasuh kaki ibu adalah pada saat membasuhnya bukan saat meminum air nya. tujuan membasuh kaki ibu adalah untuk membersihkan telapak kaki ibu yang telah ia gunakan untuk mengandung, mengasuh, menasehati dan menyayangi kita hingga kita sebagai anak tumbuh besar sehat dan selamat, sebagai wujud balas kasih dan balas budi serta penghormatan dan pengabdian meskipun seujung kuku saja belum cukup untuk mengembalikan semua apa yang telah ibu berikan kepada anaknya. namun tradisi tersebut sebagai simbol atau ritual yang sudah turun temurun dilakukan dan keharusan dari anak kepada ibunya.

berikut cara melaksanakan basuhan atau membasuh telapak kaki ibu:

  1. sebelum melakukan kita harus dalam keadaan bersih dan suci (jika perlu wudlu dahulu)
  2. kemudian siapkan air dalam baskom atau panci secukupnya (boleh air masak, boleh juga air mentah, karena tidak ada tujuan untuk diminum)
  3. panggil ibu untuk duduk dikursi dengan posisi badan tegap dan kedua kaki di rapatkan ( hal ini untuk memberi kemulyaan atau kewibawaan seorang ibu dihadapan anaknya)
  4. kemudian sang anak duduk dengan telapak kaki dibelakang seperti orang shalat.
  5. sebelum mulai membasuh anda harus sujud sambil mencium punggung telapak kaki ibu sambil membacakan niat (niat bisa di ucapkan sesuai agama masing-masing dan dalam bahasa apa saja, ingat niat bukan hanya tujuan mu saja, melainkan anda memohon maaf atas apa yang telah anda perbuat jika melukai perasaan dan menyakiti hati ibu agar dimaafkan kemudian disambung niat tujuan anda)
  6. kemudian setelah selesai letakan baskom/ panci berisi air di bawah telapak kaki ibu, hingga terendam sampai mata kaki
  7. basuhlah mulai dari mata kaki hingga telapak kaki dan setiap sela-sela jari kaki dan lanjutkan kaki sebelahnya, lakukan secara khusuk dan sambil membaca niat dalam hati sesuai agama masing-masing, jika islam maka bacalah shalawat nabi dan sahadat serta surat ikhlas selama membasuh hingga selesai)
  8. setelah selesai membasuh, singkirakan air bekas cucian kaki ibu, lalu ambil kain lap yang bersih atau handuk atau lebih bagus baju yang anda kenakan untuk mengeringkan telapak kaki ibu.
  9. dengan demikian selesailah urutan-urutan ritual tradisi membasuh kaki ibu secara benar.
Share on: