belajar ilmu gaib

untuk dapat berhasil dalam mempelajari ilmu gaib, khasiat yang bersifat magis. maka orang tersebut harus melakukan ritual “nglakoni” tarak brata / berpuasa, atau dengan bertapa.perlu diketahui bahwa kesaktian orang-orang jaman dulu tidaklah didapat begitu saja, akan tetapi mereka mendapatkannya dengan jalan bertapa. Nabi Muhammad pun sebelum menerima wahyu juga bertapa di suatu goa, demikian juga dengan para wali/ sunan yang mendapatkan kesaktiannya dari bertapa.

orang melakukan pertapaan ada beracam-macam, ada yang bertapa didalam goa, ada yang betapa di air sungai, ada yang bertapa ngluweng (bertapa di lobang tanah). orang yang bertapa biasanya tidak makan dan tidur, ada juga yang bertapa dengan jalan tidur berbulan-bulan tanpa makan dan minum.

berpuasa itu sendiri tidak hanya sekedar tidak makan dan minum selma waktu yang ditetapkan, tetapi puasa haruslah dari lahir sampai batinnya. jadi lahirnya berpuasa batinnya juga berpuasa agar sempurna hati kita. tidak ada gunanya kita berpuasa 7 hari, 7 malam atau empat puluh hari empat puuh malam tanpa makan minum, tetapi batin kita penuh dengan segala hawa nafsu, penuh dengan dendam dan kebencian. bila kita berpuasa maka pikiran dan batin harus bersih dan suci, sopan dan menghormati sesama, tanpa rasa dendam dan kebencian. dan kita tidak boleh sombong, tidak boleh munafik dan tidak boleh fanatik. selain itu harus suka menolongterhadap siapa saja yang memerlukan sesuai dengan kemampuan kita.

ada beberapa orang yang gagal mempelajari ilmu gaib menjadi gila , karena ilmu gaib ini memang cukup pelik, lebih sukar diterima oleh akal yang sehat, jadi sebelum kita mempelajari ilmu gaib maka kita terlebih dahulu membersihkan diri, dalam hal ini berpuasalah yang paling cocok untuk membersihkan diri, baik jasmani maupun batin kita.

Share on: