asal usul ajian jaran goyang

Ajian jaran goyang adalah salah satu ilmu pengasihan tingkat tinggi, selain ampuh untuk mempengaruhi perasaan orang lain juga sangat berguna untuk menaklukan dan memikat hati wanita. Dalam sejarah spiritual bahwa jaran goyang bukanlah sebuah ajian biasa yang mudah dispelekan, karena jika seseorang terkena ajian ini akan menuruti segala kemauan si pemilik ajian, termasuk untuk menyerahkan kesucian dan harta bendanya. bahkan jika dibuat main – main maka dapat menyebabkan kegilaan pada orang yang terkena ajian ini.

asal usul ajian jaran goyang

asal usul jaran goyang merupakan ajian yang diciptakan oleh seorang mpu bernama Ki Buyut Mangun Tapa di kaki gunung merapi. Ki Buyut Mangun Tapa sendiri merupakan seorang sakti yang banyak menciptakan karya-karya bidang ilmu dan mantera pengasihan dan kanuragan, termasuk dalam hal ini adalah ilmu pelet. Ia menyusun sebuah kitab yang berisi tentang berbagai rahasia ilmu percintaan. Kitab yang diberi nama “Mantra Asmara” itu, menurut kepercayaan sempat direbut oleh Nini Pelet, dan digunakannya untuk perbuatan jahat. sehngga nini pelet mampu menaklukan banyak laki-laki, termasuk raja-raja Jawa zaman dulu karena ilmu dan ajian yang terdapat dalam kitab buatan Ki Buyut Mangun Tapa.

nama jaran goyang diambil dari sebuah pengamatan terhadap binatang yang saat itu menjadi alat transportasi dan dijadikan simbol kejantanan laki-laki, yaitu kuda yang dalam bahasa jawa di sebut jaran. jaran goyang adalah artinya kuda yang bergoyang, perilaku ini adalah perilaku kuda yang sedang memamerkan kejantanan dan kagagahannya di hadapan kuda betina, sehingga dengan bergoyang dan mengibaskan ekornya maka dianggap bahwa hal tersebut adalah usaha seekor kuda yang sedang merayu kuda betina. oleh karena itu ki buyut mangun tapa menamakan ilmu pengasihan yang ia ciptakan menjadi ajian jaran goyang.

meskipun saat itu tujuan dari ki buyut mangun tapa dalam menciptakan ilmu pengasihan jaran goyang bertujuan untuk mengikat hubungan suami istri agar tidak selingkuh dan saat istrinya ditinggal berjuang tetap setia menunggu suami pulang dengan tidak mudah di rayu laki-laki lain. selain itu juga untuk membantu para pemuda yang kehilangan pujaan hatinya karena di guna-guna oleh orang lain menggunakan ilmu pengasihan seperti semar mesem. namun karena terdengar keampuhannya dapat mengalahkan ilmu pengasihan yang ada di tanah jawa tersebut, sehingga menimbulkan niat jahat seorang nenek yang terasing dalam sebuah gunung dan ingin mencari pengikut pemuda-pemuda desa sehingga berusaha merebut ilmu tersebut. setelah mendapatkan ajian jaran goyang dengan mengalahkan ki buyut mangun tapa maka nenek yang bernama pelet berhasil mengumpulkan pengikutnya dengan di iming-imingi ilmu dari nini pelet yaitu akan menurunkan ilmu pengasihan jaran goyang untuk mempermainkan wanita-wanita cantik. sejak saat itu ilmu-ilmu yang berhubungan dengan pengasihan di kenal dengan ilmu pelet karena berdasarkan sejarah spiritual nini pelet adalah orang yang suka merebut ajian – ajian pengasihan kemudian dikumpulkan dan di ajarkan kepada murid-muridnya.

jika anda hendak mempelajari atau mendapatkan ilmu ini, telah saya tulis artikelnya berikut mantra dan syaratnya di artikel saya sebelumnya. silahkan di pelajari dan diamalkan, namun pesan saya agar jangan tamak dan di buat untuk main-main, seandainya nanti anda telah berhasil, gunakan sebaik mungkin untuk mengunci pasangan anda agar tetap setia dan anda juga jangan mempermaikannya, karena ilmu ini berhubungan dengan perasaan terdalam mereka jika merasa tersakiti akan timbul keputus asaan yang dapat mengakibatkan gila dan stress.