arti hitungan jawa

hitungan jawa adalah sebuah rumus untuk meramal tentang berbagai kehidupan manusia seperti primbon jodoh, rejeki, hari baik, hari naas, faktor keberuntungan, faktor kesialan, arah baik, arah jelek, watak manusia, dan lain sebagainya. yang diambil dari penanggalan jawa. hitungan jawa pertama kali digunakan pada jaman kerajaan mataram, kemudian di turunkan hingga sekarang.

pada ajaman dahulu, masyarakat belajar tentang hitungan jawa. sebelum adanya ilmu pengetahuan tentang alam dan ilmiah. mereka memperdalam pengetahuan tentang tata baku kehidupan adat suku jawa, seperti primbon dan hitungan jawa. maka orang yang berhasil dari belajar tersebut kembali ke kampungnya menjadi sesepuh atau orang yang selalu dicari untuk keperluan berbagai tujuan daripada hitungan jawa.

sampai saat ini, hitungan jawa yang sering digunakan adalah menggunakan penanggalan saptawara dan pancawara. yaitu hari dan pasaran, kedua nya di ambil nilainya yang dinamakan neptu dan kemudian di gabungkan untuk menentukan berbagai ramalan dan pedoman hidup.

manfaat dan kegunaan daripada hitungan jawa antaralain untuk berbagai keprluan, diantaranya adalah:

  1. ramalan jodoh
    hitungan jawa perjodohan sering disebut primbon jodoh. yakni meramal tentang kecocokan jodoh antara kedua manusia pria dan wanita, yang diambil dari neptu kelahiran atau weton untuk mengetahui cocok dan tidaknya jika kedua insan tersebut disatukan, dalam primbon ini ada beberapa firasat yang mewakili dari yang paling bagus hingga yang paling jelek, yang merupakan pantangan untuk tidak didijodohkan atau disatukan. selain menggunakan hitungan jawa weton, juga bisa menggunakan hitungan nama, dan hari lahir saja.
  2. ramalan watak
    hitungan jawa juga digunakan dalam meramal watak, sifat, karakter dan nasib. caranya adalah dengan menghitung jumlah neptu wetonnya, kemudian di cocokan dengan beberapa firasat yang sudah di pedomani menjadi perwakilan setiap jatidiri manusia. dalam primbon ini ada beberapa yang mengunggkap tentang perjalanan manusia seperti primbon rakam, pancasuda, sapdo pandito dll.
  3. ramalan rezeki
    untuk mengetahui seberapa banyak rezeki atau takaran manusia dalam mendapatkan rezeki, bisa menggunakan hitungan jawa. caranya juga sama yakni dengan mencari weton kelahirannya.
  4. hitungan rumah
    hitungan jawa tentang rumah terdiri dari, hitungan membangun rumah, hitungan menempati rumah, hitungan pindah rumah, hitungan menentukan hadap rumah, hitungan memperbaiki rumah dll. semuanya di lakukan agar senantiasa mencari hari baiknya agar kelak ketika rumah ditempati dapat mambawa berkah, keselamatan serta kesuksesan.
  5. hitungan keberuntungan
    hitungan jawa juga dapat digunakan untuk mengetahui kapan dan di arah mana faktor keberuntungan dan kesialannya. sehingga apa yang hendak dilakukan jika sudah mengetahui tidak mubazir dan sia-sia.
  6. hitungan usaha
    hitungan jawa untuk usaha, sampai saat ini masih sering digunakan untuk emreka yang akan memulai usaha seperti berjualan/berdagang. dengan hitungan jawa maka diharapkan bisa mendapatkan rezeki yang berlimpah serta laris manis.
  7. hitungan jawa bercocok tanam
    dalam masyarakat, apabila petani akan memulai bercocok tanam. mereka akan selalu menggunakan pedoman hitungan jawa untuk mendapatkan hasil tanamannya subur dan berbuah banyak, di jauhi dari wabah dan hama.
  8. hitungan jawa bekerja
    dalam nemncari suatu pekerjaan atau mencari suatu rezeki dalam bekerja. hitungan jawa juga berperan aktif. sering digunakan agar mendapatkan hasil yang maksimal.
  9. hitungan jawa orang meninggal
    hitungan ini digunakan untuk menentukan hari selamatan dari mulai 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari sampai dengan 1000 hari.
Share on: