akibat jika menikah di bulan rabiul awal

Rabiul Awal adalah bulan ketiga dalam penanggalan Hijriyah, setelah Muharram dan Safar. Di bulan Rabiul Awal dikenal juga sebagai bulan Maulid Nabi yang berarti bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Terdapat sejumlah keutamaan dan amalan yang dapat dilakukan pada bulan Rabiul Awal maupun peringatan maulid nabi. oleh karenanya umat muslim menggunakan sebagai bulan untuk beramal dan bershalawat.

akibat jika menikah di bulan rabiul awal

dalam hitungan jawa dan primbon dikatakan bahwa bulan rabiul awal merupakan bulan sakral, bulan penuh kehormatan oleh karenanya tidak boleh di buat untuk sembarang keperluan, hanya hal-hal suci seperti beribadah dan bersedekah. untuk itu bagi siapa saja yang akan membuat hajatan seperti menikah, maka tidak diperbolehkan dalam bulan ini menurut para sesepuh jaman dahulu. mengingat akad pernikahan tidak tergolong dalam ibadah kesucian.

akibat yang tidak baik jika dilaksanakan pesta pernikahan/ akad nikah di bulan rabiul awal adalah berhubungan dengan nyawa. salah satu pasangan atau salah satu orang tua dari kedua mempelai akan meninggal dalam waktu dekat, saat perayaan ataupun sesudahnya. akibat dari pengaruh bala firasat bulan rabiul awal yang dipakai untuk menikah. hal ini menjadi perhatian khusus oleh para sesepuh maupun orang tua, mereka tidak berani mengambil kesimpulan maupun melanggar aturan leluhur tersebut, karena akibatnya sangat fatal.

selain memakan nyawa, ternyata bulan rabuil awal juga akan membawa penyakit bagi siapa yang membuat hajatan di bulan ini, seperti menikah. kehidupan mereka dimulai dari setelah menikah hingga kelak akan selalu dirundung berbagai penyakit. dari yang ringan hingga yang berat. harta kekayaan akan habis untuk berobat tapi tak kunjung sembuh, sehingga kehidupan rumah tangga akan terlantar, keharmonisan rumah tangga tidak pernah dirasakan. hingga sampai pada akhirnya mereka berpisah atau mati keduanya.

oleh karena itu para sesepuh tidak ada yang mengijinkan untuk melaksanakan pernikahan di bulan rabiul awal ini. masih ada bulan-bulan lain yang bagus. yang jelas bahwa semua menginginkan kebaikan untuk masa depan, tentu dari sekarang harus memikirkan langkah-langkah yang di ambil agar tidak menyalahi aturan adat dan agama sebagai langkah untuk berikhtiar.

bulan Rabiul Awal berada di setelah bulan Muhharam/ suro dan safar. dalam kalender masehi 2021 terdapat di akhir bulan Oktober dan awal November. sedangkan di tahun 2022 masehi bulan safar terletak mulai di pertengahan Juli sampai pertengahan Agustus. maka dari itu hendak di perhatikan baik-baik agar tidak salah memilih bulan untuk menikah jika tidak ingin berakibat fatal. karena firasat yang dibawanya tidak main-main sebelum menyesal pada akhirnya nanti. sebaiknya carilah bulan – bulan lain yang membawa firasat baik.

pentingnya mengetahui pengaruh bulan terhadap perjodohan merupakan panutan setiap orang saat itu, ketika mereka akan melaksanakan perkawinan, selalu dicarinya sesepuh untuk mencarikan hari dan bulan baik. tujuannya adalah demi kebaikan masa depannya nanti. semoga bermanfaat.