Tahun jawa dan pengaruhnya dalam bertani atau berkebun

Para petani yang sudah biasa dalam menggunakan perhitungan tahun jawa merasa sangat penting karena sangat besar manfaatnya baik untuk masalah keberhasilan dalam memanen serta kesehatan tanaman yang ditanam atau berkebun. dengan mengikuti pedoman perhitungan tahun jawa para petani membuat patokan-patokan / pelanggaran yang berhubungan dengan kebutuhannya yaitu yang berkaitan dengan masa tanam.

dalam urutan tahun jawa ada 8 nama setiap tahunnya yaitu:
1. Tahun Alif
2. Tahun Ha (ehe)
3. Tahun Jim awal (ji mawal)
4. Tahun Zay (je)
5. Tahun Dal
6. Tahun Ba (be)
7. Tahun Wau
8. Tahun Jim Akhir (ji akhir)

Pengaruhnya dalam bertani setiap nama di tahun jawa berbeda-beda untuk mengetahuinya silahkan lihat penjelasan saya dibawah ini :

1. Bertanam pada tahun alif, dimulai hari jumat, selamatannya nasi liwet lauk pauknya pecelan gerih, doannya ditujukan kepada arwah, hama tanaman yaitu daun merah kering.

2. Bertananm pada tahun Ha, dimulai hari rabu, dari sudut utara agak ketimur, selamatannya nasi liwet, lauk pauknya telur, gerih, sambal jahe dan jangan menir. membaca doa arwah, hamanya sundep, pencegahannya kotoran kuda ditanam di ladang atau sawah yang di tanami.

3. Bertanam pada tahun Jim awal dimulai hari jumat, dari selatan agak ketimur berakhir barat persis, selamatan nasiliwet, lauk pauknya dadar telur membaca doa selamat, hama tanaman burung unggas, pencegahannya menanam daun kadalan di setiap sudut sawah.

4. Bertanam pada tahun Zay, dimulai hari jumat dari utara agak kebarat, berakhirnya di tengah-tengah, selamatan nasi puter, lauk pauknya pecel dengan ayam, hama tanaman babi hutan, pencegahannya nasi wadang di bakar, dicampur nasi merah di letajan di tanaman tersebut ketika meletakan membaca doa sebagai berikut :

geunung geni segara wedang
singa mara singa mati
lebur luluh njare sri raja iman

5. Bertanam pada tahun Dal, dimulai hari rabu dari selatan agak kebarat, selamatan nasi liwet, lauk pauknya ikan air tawar, doanya tolak bala sebagai berikut :

allahhumaksyif’anna-minal balai
wal waba-i, wal ghala-i wal gahthi,
wa-jami’il amra-dli,wamautil fuj’ati
wath-tha’u-ni,malayaksyifu ghairuka.

6. Bertanam pada tahun ba, dimulai hari rabu dari arah sesuka yang menanam, selamatannya nasi liwet, lauk pauknya ikan air tawa dan sayur-sayuran, membaca doa qunut, hama belalangpencegahannya meletakan minyak bersama tanduk disawah, sambil membaca sebagai berikut :

tumenggung dunung
aja mangan pari iki
panganen suket tumpeng
sundul langit

7. Bertanam pada tahun wawu, dimulai hari kamis dari selatan agak ketimur dan berakhir di tengah-tengah, selamatan nasi liwet dan jajan pasar, pencegah hama tulislah azimat di bawah ini lali ditanam pada sawah atau ladang yang akan ditanami

8. Bertanam pada tahun Jim(akhir) dimulai hari jumat dari tengah-tengah selamatannya nasi puli lauknya ikan gereh. membaca doa arwah, pencegah hama menanam jeruk disawahatau ladang yang akan di tanami.

Leave a Reply